Sedikit Pemikiran Meminimalisir Plagiasi

Yang tertera dalam benak kita ketika membaca judul di atas langsung berfikiran “jiplak” (bahasa jawa) atau yang lebih terkenal dengan istilah copy-paste. Menurut kamus besar Indonesia plagiasi adalah “pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan” 1] Akhir – akhir ini kasus tentang plagiarism sempat mencuat dipermukaan. Sebagai contoh di industri music salah satu group band papan atas di Indonesia mencontoh dari musisi luar negeri. Plagiasi video klip tersebut terlihat dari konsep latar video, yaitu dibelakang artis yang sedang bernyanyi sama – sama terdapat aksi dari beberapa crew 2]. Kasus diatas terdapat pada industri music, bagaimana dengan kasus pada dunia pendidikan?
Ternyata pada dunia pendidikan terdapat suatu etika dan aturan dalam menulis suatu karya tulis. Maka yang harus diperhatikan dalam menulis adalah sumber dan tata cara penulisan. Ternyata kasus plagiarism ini juga sempat mengguncang dunia netizen karena banyaknya temuan kasus ini. Menurut peraturan menteri pendidikan nasional Nomor 17 tahun 2010 tentang pendegahan dan penanggulangan plagiat di perguruan tinggi mendefinisikan plagiat. Plagiat adalah perubahan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan/atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai. Sebenarnya plagiasi sudah terjadi di level mahasiswa, banyak perguruan tinggi yang bertindak tegas kepada para mahasiswa yang melakukan plagiasi ini, salah satunya adalah Universitas Indonesia yang memberikan sanksi tidak segan – segan untuk mengeluarkan dari kampus. 3] Peraturan yang tegas juga ditetapkan oleh universitas atmajaya yogyakarta yang memberikan sanksi pencabutan ijazah jika terbukti karya ilmmiahnya terbukti hasil plagiasi. 4] dan masih banyak lagi penanggulangan yang harus dilakukan pimpinan perguruan tinggi. Ternyata kasus plagiasi ini juga tidak hanya terjadi di Indonesia namun juga di Australia, dalam lansiran yang dikeluarkan oleh The West Australian menunjukkan bahwa dalam 2 tahun terakhir ada 4.000 mahasiswa yang terkena kasus plagiasi 5] dan masih banyak lagi kasus yang terjadi di perguruan tinggi lainnya. Sebenarnya pada peraturan menteri pendidikan nasional Nomor 17 tahun 2010 sudah tertera sanksi bagi mahasiswa yang terbukti melakukan plagiasi yaitu
1. teguran
2. peringatan tertulis
3. penundaan pemberian sebagai hak mahasiswa
4. pembatalan nilai satu atau beberapa matakuliah yang diperoleh mahasiswa
5. pemberhentian dengan hormat dari status sebagai mahasiswa
6. pemberhentian dengan tidak hormat dari status sebagai mahasiswa atau;
7. pembatalan ijazah apabila mahasiswa telah lulus dari suatu program

Pertanyaan berikutnya, apakah hanya terjadi dikalangan mahasiswa? Ternyata pengajar maupun dosen juga ada yang tersandung kasus plagiasi. Menurut data dari Kemendikbud bahwa terdapat 808 kasus plagiasi pada proses pengajuan serdos (Sertifikasi Dosen) pada tahun 2013. 6]
Mari sejenak kita renungkan tentang kasus plagiasi ini, selain peraturan diperketat dan sanksi dipertegas, Juga diperlukan langkah – langkah yang strategis kepada seluruh akademisi baik mahasiswa dan dosen. Sebagaimana contoh pelatihan – pelatihan khusus menulis dan etika – etika pengutipan yang baik dan benar, hal ini agar kasus plagiasi bisa diminimalisir. Pelatihan dimulai dari dosen, untuk selanjutnya dosen memberikan pelatihan kepada mahasiswa masing – masing maupun bimbingan. Hal ini diperlukan penerjemahan kepada langkah-langkah yang bersifat praktis. Penulis juga mengusulkan pemerintah memberikan akses gratis berupa software plagiasi kepada para akademisi, karena tidak semua institusi kampus sanggup untuk berlangganan software tersebut.
Dapat diakses imamkusyairi.wordpress.com

1] http://kbbi.web.id/plagiat
2] http://www.merdeka.com/peristiwa/video-klip-menunggumu-noah-hasil-plagiat.html
3] http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/10/12/24/154223-cegah-plagiat-ui-perketat-pembuatan-skripsi-mahasiswa
4] http://www.kopertis12.or.id/2013/03/31/edaran-dirjen-dikti-peningkatan-mutu-akademik-dan-apresiasi-kpd-rektor-uajy.html
5] http://internasional.kompas.com/read/2013/04/19/09161797/Semakin.Banyak.Mahasiswa.di.Australia.Menjadi.Plagiat
6] http://www.tribunnews.com/nasional/2014/06/04/dosen-lebih-suka-menjiplak-tahun-lalu-ada-808-kasus-plagiarisme

Download PDF