Karya Anak-Anak Poltekom Istimewa

Kedungkandang, MC – Baru beberapa tahun berdiri, Politeknik Kota Malang (Poltekom) sudah bisa menghasilkan karya yang sangat luar biasa. Berbagai karya mahasiswa Poltekom yang menakjubkan dipamerkan langsung di Poltekom, Rabu (8/1).

Wali Kota Malang, H. Moch. Anton saat melihat karya anak-anak Poltekom, Rabu (8/1)

Berbagai karya itu diantaranya adalah mesin pemotong rumput remote control, mobil listrik, mesin pembuat gula tebu, mesin pembuat es krim, dan lain sebagainya. Wali Kota Malang H. Moch. Anton mendukung penuh agar kreativitas para mahasiswa itu dikembangkan.

Direktur Poltekom, Supandi mengungkapkan hasil karya mahasiswa yang ditampilkan ini adalah karya-karya mahasiswa semester akhir. Untuk ukuran mahasiswa, karya ini sudah bagus, aplikatif dan berprospek bagus untuk dikembangkan.

“Karya anak-anak ini sudah bagus, ke depan akan terus dikembangkan agar bisa semakin layak jual,” jelas Supandi, Rabu (8/1).

Supandi mengatakan, sebelum karya mahasiswa ini dijual dalam jumlah yang besar, maka harus dipatenkan terlebih dahulu agar tidak ditiru. Sebab jika karya-karya ini keburu dipasarkan namun belum dipatenkan tentu akan merugikan yang capek-capek membuat.

Wali Kota Malang, H. Moch. Anton mengaku sangat mengapresiasi karya-karya mahasiswa Poltekom sebab bagus-bagus dan layak untuk dikembangkan. Lebih membanggakan lagi Poltekom juga banyak diisi mahasiswa yang kurang mampu, sehingga tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak dapat melanjutkan sekolah di Kota Malang.

“Kami mendukung penuh upaya pengembangan Poltekom, apa yang sudah bagus ditingkatkan dan yang masih kurang diperbaiki,” tegas Anton.

Dalam kunjungan ke Poltekom tersebut, Anton tidak hanya melihat karya anak-anak Poltekom, tetapi juga melihat berbagai sarana dan prasarana yang ada di sekolah milik Pemerintah Kota Malang ini. Tidak lupa, orang nomor satu di jajaran pemerintahan Kota Malang ini juga melihat museum pendidikan yang ada di Poltekom. (cah/dmb)

Sumber: http://mediacenter.malangkota.go.id/2014/01/karya-anak-anak-poltekom-istimewa/#ixzz3LrJgcVtA

Download PDF